Penalaran dengan Metode Sugeno hampir sama dengan penalaran
Mamdani, hanya saja output (konsekuen) system tidak berupa himpunan fuzzy
melainkan berupa konstanta atau persamaan linier. Metode ini diperkenalkan oleh
Takagi-Sugeno Kang pada tahun 1985. Sistem fuzzy Sugeno memperbaiki kelemahan
yang dimiliki oleh sistem fuzzy murni untuk menambah suatu perhitungan
matematika sederhana sebagai bagian THEN. Pada perubahan ini, system fuzzy
memiliki suatu nilai rata-rata tertimbang (Weighted Average Values) di dalam
bagian aturan fuzzy IF-THEN. Sistem fuzzy Sugeno juga memiliki kelemahan
terutama pada bagian THEN, yaitu dengan adanya perhitungan matematika sehingga
tidak dapat menyediakan kerangka alami untuk erepresentasikan
Bentuk umum model fuzzy sugeno orde nol adalah :
IF (x1 is A1) o (x2 is A2) o ….. o (xn is An) THEN z = k
Bentuk umum model fuzzy Sugeno orde
satu adalah :
IF (x1 is A1) o (x2 is A2) o ….. o (xn is An) THEN z = p1.x1
+ … pn.xn + q
Defuzzifikasi pada metode Sugeno
dilakukan dengan mencari nilai rata-ratanya.
Gambar Model fuzzy sugeno orde
1
Adapun fungsi-fungsi yang dibutuhkan dalam membangun sistem
inferensi fuzzy metode Sugeno meliputi:
a. fungsi pembacaan data variabel input
b. fungsi pembacaan data fungsi output
c. fungsi pembacaan data aturan
d. fungsi penentuan nilai keanggotaan himpunan
e. fungsi penentuan nilai konsekuen
f. fungsi pengaplikasian operator / penentuan nilai alpha
g. fungsi defuzzifikasi
a. fungsi pembacaan data variabel input
b. fungsi pembacaan data fungsi output
c. fungsi pembacaan data aturan
d. fungsi penentuan nilai keanggotaan himpunan
e. fungsi penentuan nilai konsekuen
f. fungsi pengaplikasian operator / penentuan nilai alpha
g. fungsi defuzzifikasi
Metode Tsukamoto merupakan perluasan dari penalaran monoton.
Pada metode Tsukamoto, Setiap konsekuen pada aturan yang berbentuk IF-THEN
harus dipresentasikan dengan suatu himpunan fuzzy dengan fungsi keanggotaan
yang monoton. Sebagai hasilnya, output hasil inferensi dari tiap-tiap aturan
diberikan secara tegas (crisp) berdasarkan α-predikat (fire
strength). Hasil akhirnya diperoleh dengan menggunakan rata-rata terbobot.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar